Budidaya Ikan Cupang Menjadi Solusi Perekonomian Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Iklan Semua Halaman

Budidaya Ikan Cupang Menjadi Solusi Perekonomian Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Minggu, 08 November 2020


DinamikaKepriNews, Batam – Dampak Virus Corona (Covid-19) menghempaskan perekonomian masyarakat banyak pengusaha yang mengalami depresiasi keuntungan dalam menjalankan bisnisnya.


Seperti perusahaan di Indonesia memilih gulung tikar [menutup perusahaan]. Bukan hanya pengusaha di Indonesia yang mengalami dampak Covid-19, bahkan virus Corona menerpa perekonomian dunia dan banyak perusahaan yang tutup.



Dampak dari banyaknya perusahaan yang tutup di IndonesiaI, ini menjadi faktor utama meningkatnya jumlah pengangguran apalagi dimasa pandemi. Tentunya hal tersebut akan terasa sulit tetapi dengan kegiatan dan memulai usaha yang baru untuk menambah penghasilan dan membudidayakan ikan cupang, ini bisa sangat membantu bahkan lebih.


Menurut pengelola Budidaya Ikan Cupang Hardian Satria mengatakan bahwa, dengan budidaya ikan cupang dinilai dapat membantu perekonomian masyarakat ditengah pandemi. 


"Budidaya ikan cupang tergolong mudah dan tidak perlu memakan tempat dan biaya yang banyak, "katanya Hardian Satria. 


Hardian Satria menyebutkan budidaya ikan cupang dapat dilakukan hanya membutuhkan wadah berupa toples dan diberikan air galo yang didalamnya dicampur sedikit air garam.


" Setiap toples hanya bisa dihuni seekor ikan cupang. Selanjutnya tumbuh kembang  ikan cupang dibutuhkan pangan berupa cacing, jentik nyamuk, "ucap Hardian.


Hardian melanjutkan, ikan cupang jika dirawat dengan baik akan cepat berkembang dan menjadi besar. Lalu dapat dijual dengan harga yang bervariasi dikisaran dari Rp. 250.000 sehingga Rp. 20.000.000.


"Kwalitas baik itu dilihat dari ukuran dan corak, seekor ikan cupang mempengaruhi harga. Semakin tinggi kualitas, semakin tinggi harganya," ujarnya.


Hardian mengucapkan bahwa ikan cupang tidak sulit untuk mencari pasarnya. bahkan sekarang sudah ada kontestasi ikan cupang seperti yang kita lakukan hari ini, Sabtu (07 November  2020).


"Kontestasi ikan cupang diikuti 1.500 peserta, baik tingkat nasional maupun negara tetangga Singapura,"ujarnya.


Masih menurut keterangan Hardian bahwa kontestasi ikan cupang yang kita selenggarakan hanya membutuhkan uang pendaftaran Rp 60.000. untuk pemenang Entry (poin terbanyak) mendapatkan hadiah Rp 5.000.000, untuk kategori Best Of Show (kecantikan Warna) Rp 2.000.000 dan untuk Best Of Divisi (Antar kelas) mendapatkan Rp 500.000 , juga, "acara kontes ikan cupang ini sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Komunitas Ikan Cupang Batam, " tuturnya mengakhiri.

(HB)