Selain itu, dokter juga kemungkinan besar akan menganjurkan penderita meminum obat penyubur atau menjalani terapi-terapi berteknologi tinggi.
Sementara pasien pria juga dapat melakukan beberapa cara alami mengatasi kemandulan dan memperbesar peluang untuk mendapatkan anak, yaitu seperti yang dilansir dari situs Seksualitas, sebagai berikut:
1. Meningkatkan asupan vitamin dan mineral
Vitamin A, B12, C, E, dan mineral seperti Zinc, Selenium, Copper, dan L-Argirine sangat baik untuk meningkatkan kesuburan pria. Vitamin C mencegah sperma menggumpal dan meningkatkan kesuburan pada pria perokok.
2. Hindari stres berlebih
Stres berlebih mengurangi jumlah sperma, karena stres meningkatkan produksi hormon tertentu yang menghambat kinerja seksual pria. Pada akhirnya kondisi ini dapat mempengaruhi ejakulasi saat berhubungan intim.
3. Setop merokok, hindari obat terlarang, anabolic steroid, dan alkohol
Merokok atau menghisap ganja mengurangi jumlah sperma sehat dan motilitas sperma. Sementara penggunaan kokain, heroin, dan morfin, akan melemahkan kemampuan sperma menembus lendir serviks dan mengurangi kesuburan. Begitu juga dengan konsumsi alkohol.
4. Hindari sering berendam di air hangat
Beberapa pria senang berendam di air hangat untuk menghilangkan rasa lelah. Kebiasaan ini tidak baik bagi testis, tempat sperma diproduksi. Sebaiknya jangan beredam di air hangat lebih dari 15 menit dan suhu air kolam yang direkomendasikan adalah 36,5 derajat Celcius.
5. Semakin bergairah semakin baik
Saat bercinta usahakan gairah seks memuncak dan sangat terangsang karena pria yang bergairah tinggi akan memancarkan sperma lebih banyak dan lebih kuat. Banyak terapis menyarankan agar foreplay (percumbuan) dilakukan paling kurang 20 menit sebelum melakukan aktivitas seks.
6. Hindari olahraga berlebih
Olahraga berlebihan mengurangi jumlah sperma karena suhu tubuh meningkat di sekitar testis. Untuk mengatasinya, lakukanlah olahraga nonkompetisi (seperti berenang, berjalan kaki, atau bersepeda) selama 20 menit setiap hari atau tiga kali dalam seminggu.
7. Atur jadwal berhubungan intim
Berhubungan seks setiap hari bukan solusi agar cepat hamil sebab sperma butuh waktu supaya matang dan berkualitas. Paling tidak dibutuhkan tiga hari untuk menghasilkan sperma sehat.
8. Hindari memakai celana dalam ketat
Menggunakan celana bokser sebagai pengganti celana dalam ketat dapat menaikkan jumlah sperma, karena suhu testis menjadi sejuk. Pada suhu yang panas, sperma yang dihasilkan cenderung tidak berkualitas.
9. Jaga berat badan ideal
Terlalu gemuk berarti banyak anggota tubuh yang tertimbun lemak termasuk testis, akibatnya temperatur meningkat dan membunuh sperma di dalamnya.
10. Hindari penggunaan pelumas
Saat bercinta banyak pasangan suami istri yang menggunakan pelumas terutama yang berbahan dasar minyak agar hubungan intim lebih lancar. Padahal bahan-bahan tersebut dapat membunuh sperma atau mengurangi kelincahan geraknya.
11. Hati-hati dengan obat antibiotik
Beberapa jenis obat antibiotik mempengaruhi kualitas sperma dengan menurunkan jumlah dan motilitas sperma. Jenis antibiotik tersebut adalah nitrofuran dan macrolides. (red/rey)
Komentar